Belfast, 13 September 2005. Ini hari ketiga kerusuhan menjelang Orange Parade. "Lupakan Belfast yang penuh konflik, kota ini punya yang lain", pesan pada brosur wisata. Tapi, nyatanya perjalanan Belfast Tour putus ditengah karena perusuh kembali memblokade jalan.
Memang, Belfast punya Balai Kota, pabrik Titanic, crane raksasa penanda kota ini raksasa konstruksi, Queen University, juga mal penanda peradaban modern.
Datang tengah hari, dan pulang pagi keesokannya, membuat kami tak merasakan nikmat breakfast di Belfast.
|
 | ini apaan bang? areal sejumput yang dikelilingi oleh pagar. makam? |
 | lagi seneng judul berima ya bang? :D |
 | ciput wrote on Sep 15, '05 Teh Winda, itu kalo ga salah tempat ditembaknya seorang English (kalo ga salah tentara) oleh gerilyawan IRA deh.
(nb: English - orang England, beda dengan orang Irlandia yg Irish) |
 | Belfast, 13 September 2005. Ini hari ketiga kerusuhan menjelang Orange Parade. "Lupakan Belfast yang penuh konflik, kota ini punya yang lain", pesan pada brosur wisata. Tapi, nyatanya perjalanan Belfast Tour putus ditengah karena perusuh kembali memblokade jalan.
Memang, Belfast punya Balai Kota, pabrik Titanic, crane raksasa penanda kota ini raksasa konstruksi, Queen University, juga mal penanda peradaban modern.
Datang tengah hari, dan pulang pagi keesokannya, membuat kami tak merasakan nikmat breakfast di Belfast.  Kapan ya saya bisa ke sana? Gak papa deh, ga ada breakfast juga.. |
 | ciput wrote on Sep 15, '05 Gak boleh turun dari bis, trus bisnya putar balik  Berarti ga nyampe Belfast Wall (Berlin Wall a la Belfast) yak. |
 | Untung saya datang awal september lalu, jadi belum sempat kena rusuh. Kota ini agak tidak nyaman jika jalan-jalan malam hari, sepinya aneh. Berjalan malam hari serasa berjalan di Jakarta masa Mei 1998. Merinding. Mungkin karena saya tinggal hanya 2 blok dari daerah konflik.
Namun, Belfast sungguh mengesankan, pembangunan berjalan pesat paska Good Friday yang kurang dari 10 tahun silam itu. Supir Taksi Black Cab yang membawa kami menyusuri daerah orange dan katolik memberikan banyak informasi bermanfaat mengenai sejarah konflik antara masyarakat katolik dan protestan di sana. Konras dengan impresi mengenai Belfast, warga disekitar daerah protestan yang kami temui sangat ramah. Mereka menyapa, tersenyum melihat turis mendatangi daerahnya. Sayang kami tidak jumpa dengan warga katolik disisi selatan. Sepi. Tembok 'Berlin' Belfast yang memisahkan kedua pemukmiman juga mengingatkan bahwa banyak tembok di tempat lain yang belum runtuh.
Sayang, upaya perdamaian terganggu minggu kemarin. Ini mengingatkan bahwa kita musti bekerja keras untuk mewujudkan perdamaian di Aceh. Konflik masih akan mungkin meletup, tapi tidak boleh ada kata mundur untuk perdamaian.
|
 | Salam.. bang Latief.. mo tanya mbak yang jilbab itu mbak Fenty kah? aku gk knal sih, cuman prnh denger namanya ;) kalo salah maaf hehehe.... |
 | satu lagi nanyanya huihihi...Belfast kn ygg ada di lagunya Boney M yah bang?? skali lg maap kalo salah ;) |
 | Jadi juga ke Belfast ya? Padahal saya di bdg deg2an denger ada rusuh disana Tapi seneng kan? Btw jadi kontak nursetiawan nggak? |
| |