Menatap Tanahair dari Tanah Blair

Blog EntryTak Lekang dek SenangMay 11, '05 1:39 PM
for everyone

Pagi. Dingin. Di atas bus yang nyaman. Cara terenak menikmatinya adalah memejam mata. Jangan harap terlelap. Perjalanan hanya 30 menit. Lalu, biasanya memasuki kawasan kampus, bus sering direm sontak. Biasanya, ada tupai atau kelinci iseng menyeberang sembarang tempat, dan tanpa lihat kiri kanan. Dasar hewan. Mencoba memejam lagi. Ada getar di saku celana. Siapa yang pagi-pagi begini sudah bersilaturrahmi. Padahal tadi istri segera melanjut tidur setelah aku pergi. Dilayar tak ada nomor tercatat. Pasti dari Indonesia. Disana saat ini hampir pukul 1 siang.

"Alloww... Mister Siregar," suara renyah Indah, teman bekas sekantor, memecah pagi. Mungkin ia iseng, karena suntuk mencari tamu untuk program Metro Hari Ini.
"Lagi di tube ya mas,".
"Lagi di bus, disini khan gak ada tube".
"Gak takut dicopet nih ngeluarin hape"

Kami lalu terbahak bersama. Indah pernah tinggal di Australia, dan pastilah ia tau bagaimana amannya bus dibanding di Jakarta. Lagian, siapa juga yang mau dengan Siemens S-45 yang sudah uzur, layar retak, dan sering mendadak mati sendiri itu. Di depanku, ada yang bersayang-sayangan dengan PDA-Phone. Disebelah ada yang mantuk-mantuk mendengarkan musik dari i-Pod. Melihat bebasnya penumpang memamerkan barang elektronik, suatu kali dikepalaku terlintas ide "Operasi Senen". Mencopet. Bagaimana caranya ya. Bukankah kondisi paling oke buat operasi ini, saat berdesakan dan impit-impitan. Batal. Merampok. Bagaimana caranya keluar dari bus. Pintu hanya ada satu, di depan. Menggunakan sistem elektronis dengan kendali di sopir. Memaksa sopir agar membuka dengan menodong. Pasti dia tidak takut, karena posisinya aman, dilingkupi kaca. Dan ini satu lagi, kamera CCTV yang siap menghamburkan gambar. Gak jadi ah.

Kata "gak takut dicopet" itu pun terngiang. Memang salah satu "kesenangan" saat ini adalah rasa bebas dari ketakutan. Tak cuma di bus. Tapi juga di kota, di stasiun, dan di rumah. Nyaris tidak ada rumah yang memakai teralis disini.

Kewaspadaan pun tak terasah. Ada lagi rasa yang hampir hilang: iba. Kapan melihat anak kecil mengamen di terik matahari. Kapan bersua anak kecil yang dijemur oleh seorang ibu, demi mengharap belas orang lalu. Kapan melihat pengemis renta, yang kelelahan hingga terduduk di trotoar bermandikan debu jalanan.

Aku tak ingin rasa waspada dan iba itu lekang hanya karena kesenangan sesaat. Akan tiba saatnya harus kembali ke negara tercinta. Bersua dengan segala realita itu. Setiap malam, aku memelihara dengan membaca koran ini. Setelah berita utama, opini, aku selalu melongok rubrik Metropolitan. Membaca saudara sekandung saling bunuh demi warisan, maling ayam dibakar massa, tukang ojek digorok. Ah, Indonesia-ku.


48 CommentsChronological   Reverse   Threaded
iniaku wrote on May 11, '05, edited on May 11, '05
Siemens S-25
masih lebih canggih daripada siemens c-45 aku :))
susje wrote on May 11, '05
gak bakal deh bang ampe lupa ama waspada kalo udah balik ke tanah air.. hehehe.... jakarta... there lies a beauty in its chaos...somehow
latief wrote on May 11, '05
iniaku said
masih lebih canggih daripada siemens c-45 aku :))
Takut dicopet gak Fa
latief wrote on May 11, '05
susje said
gak bakal deh bang ampe lupa ama waspada kalo udah balik ke tanah air..
Eh iya, ada yg abis mudik nih. Gimana Jakarta, masih beauty?
bambangpriantono wrote on May 11, '05
Segeralah pulang Nak, Bundo Kanduang la maimbau disiko..huehehehe
susje wrote on May 11, '05
masih.. dan akan selalu dong... ;-)
btw, OOT, pikiranku ini setelannya "jakartan mode: on" melulu.. sampe urusan nyetir2 segala. Makanya skr bela2in sekolah nyetir biar lebih civilized.. .alias tau aturan jalan raya.. kalo mental jakarta dipake... ampe lebaran monyet gak bakalan dapet SIM belanda negh yg ada hahaha
latief wrote on May 11, '05
Segeralah pulang Nak, Bundo Kanduang la maimbau disiko..
Aiyaa.. ini tukang kipas, in the middle of the night kok masih nginternet sih
bambangpriantono wrote on May 11, '05
latief said
Aiyaa.. ini tukang kipas, in the middle of the night kok masih nginternet sih
Hyakhyakhyakkakakakakak (niru suara ketawa Mr Krab)...*sambil mengayun kipas menyuruh Bang Latief segera pulkam*

Haiyaaaaa :p
latief wrote on May 11, '05
susje said
Makanya skr bela2in sekolah nyetir biar lebih civilized.. .alias tau aturan jalan raya
Hehehe.. kalo udah nyetir baru kerasa ya kita orang bermental baja. Kemaren ada berita, seorang pria memukuli pengendara di belakangnya gara2 nge-klakson. Katanya, suara klakson itu penghinaan. Lha, pegimane nyetir di Jakarta kagak pake klakson yak
latief wrote on May 11, '05
sambil mengayun kipas
Tidurlah nak, semoga esok penuh harapan (jadi ingat Soedomo!)
imazahra wrote on May 11, '05, edited on May 11, '05
Iyya, Indonesia mu, ku dan kita... yg berkubang masalah.

Tadi barusan ngobrol dg teman satu rumah dosen Undip, dia juga cerita kalo sekarang dirinya menjadi paranoid membayangkan Indonesia yg amat sangat tdk aman compare dg UK. Apalagi dia bakal seenggak2nya 3 tahun disini. Sempat terlintas dalam benaknya bayang2 kematian di KRL kr seringnya membaca berita tentang matinya mahasiswa UI dg sia2 hanya krn mempertahankan tasnya yg berisi ijazah!

Duh Bang, dimanakah pemimpin2 kita? Daulat pertama sebuah negara adalah memberikan rasa aman bagi rakyatnya...
dedysubandi wrote on May 11, '05
lan ga semua yang bagus spt itu kan bang latief...jangan2 malah disana g pakai mencopet ala indonesia..tapi makin canggih juga kejahatannya..lagipula daripada maling hp atau yg lain2...mungkin lebih kepikiran maling yang lebih besar...
so intinya sih sawang sinawang....tidak selamanya disana lebih nyaman kan??
iwan95 wrote on May 11, '05
Kewaspadaan pun tak terasah. Ada lagi rasa yang hampir hilang: iba.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kekurangan dan Kelemahan Orang Lain ternyata diciptakan sebagai Cermin dari Nya untuk kita.

PS: kalo di Jakarta, kewaspadaan meningkat saya setuju ! Tapi kalo Rasa Iba meningkat? wah wah kayaknya dipertanyakan deh :(
republic wrote on May 11, '05
susje said
there lies a beauty in its chaos...somehow
for those who think chaotically
republic wrote on May 11, '05
latief said
Akan tiba saatnya harus kembali ke negara tercinta. Bersua dengan segala realita itu
sebagai pemanasan, mampirlah barang 2-3 minggu di new york atau LA. pasti tiba di jakarta reculture shocknya gak terlalu gede.
tianarief wrote on May 12, '05, edited on May 12, '05
kalo di jakarta, adrenalin lebih mengalir cepat, karena harus selalu waspada. dan itu ada bagusnya juga, kata seorang dokter, membuat badan jadi tambah sehat! :P
latief wrote on May 12, '05
Daulat pertama sebuah negara adalah memberikan rasa aman bagi rakyatnya...
Sayang, rakyat hanya ada saat kampanye
dekaakbar wrote on May 12, '05
latief said
Sayang, rakyat hanya ada saat kampanye
Rakyat yg mana? Rakyat Kalitan yang meminta pengampunan daripada Eyang Soeharto
latief wrote on May 12, '05
so intinya sih sawang sinawang....tidak selamanya disana lebih nyaman kan??
Betul mas Dedy. Kayak makan ikan, pasti lebih nikmat RM Anjungan Bontang hehe. Kita serap yg bagus2 dan mungkin diadaptasi di negara kita.
arisemut wrote on May 12, '05
mampirlah barang 2-3 minggu di new york atau LA.
Minggu kemarin liat suasana New York di "Interpreter", Daeng.
latief wrote on May 12, '05
iwan95 said
kalo di Jakarta, kewaspadaan meningkat saya setuju ! Tapi kalo Rasa Iba meningkat? wah wah kayaknya dipertanyakan deh :(
Seenggaknya rasa iba itu terpelihara, bahwa itu adalah kenyataan hidup yg kita lihat sehari2. Tapi bisa juga, krn melihat setiap hari, justru kebal ya mas Iwan.
latief wrote on May 12, '05
kalo di jakarta, adrenalin lebih mengalir cepat, karena harus selalu waspada. dan itu ada bagusnya juga, kata seorang dokter, membuat badan jadi tambah sehat! :P
Bisa jadi bahan program Do You Know nih, Kang.
Semoga sehat2 selalu. Salam dari Sandrina Fatah :P
nenden wrote on May 12, '05
latief said
Salam dari Sandrina Fatah :P
waks... ini nich berita yang bikin aku terkejut bangeeeeeeeeeettt, sebelum berangkat ke batam aku masih inget tayangan sewaktu eef ga mau di wawancara sehubungan adanya gosip dng sandrina, katanya di rumahnya ada anak ma istrinya trus skrg tau tau ada berita sandriano ma eef menikah.. walaahhhh.. ya syukurlah udah jodonya kali :D
latief wrote on May 12, '05
nenden said
aku masih inget tayangan sewaktu eef ga mau di wawancara sehubungan adanya gosip dng sandrina,
Maaf dek, saya bukan pejabat publik, yg segala sesuatunya harus dipertanggungjawabkan kepada umum. Begitu melihatnya, saya ingat sebuah pepatah: Cintaku (kpd istri dulu) lekang oleh senang. Hehe. Soal gosip beginian, bapak ini pakarnya.
nenden wrote on May 12, '05
latief said
Maaf dek, saya bukan pejabat publik, yg segala sesuatunya harus dipertanggungjawabkan kepada umum. Begitu melihatnya, saya ingat sebuah pepatah: Cintaku (kpd istri dulu) lekang oleh senang. Hehe. Soal gosip beginian, bapak ini pakarnya.
wah maksudnya gimana tuh ya :-? kurang ngertiiiiiiii...
latief wrote on May 12, '05
nenden said
wah maksudnya gimana tuh ya :-? kurang ngertiiiiiiii...
Kang Tian, muhun penjelasan lebih lanjut. Agar tidak menjadi fitnah
nenden wrote on May 12, '05
latief said
Kang Tian, muhun penjelasan lebih lanjut. Agar tidak menjadi fitnah
oh saya tidak akan beprasangka yang ngga ngga insya alloh cuma ya itu terkejut aja, soal mereka menikah ato ngga itu urusan mereka aja saya ga mau urus :D abis cape mengurus diri sendiri aja udah kewalahan gitu lho, btw penjelasannya mas tian udah di baca ko.. ;)
dedysubandi wrote on May 12, '05
latief said
Maaf dek, saya bukan pejabat publik, yg segala sesuatunya harus dipertanggungjawabkan kepada umum. Begitu melihatnya, saya ingat sebuah pepatah: Cintaku (kpd istri dulu) lekang oleh senang. Hehe. Soal gosip beginian, bapak ini pakarnya.
pejabat MP kali y....
pepatahnya...sip...mbak ari..pasti tersanjung ^ - ^
republic wrote on May 12, '05
Minggu kemarin liat suasana New York di "Interpreter", Daeng.
asal jangan liat sex and the city yang nampilin manhattan dgn begitu inddah.
iwan95 wrote on May 12, '05
latief said
krn melihat setiap hari, justru kebal ya mas Iwan.
Iya :) Hatinya kapalan :(
ditambah lagi 'Kemiskinan' itu jadi 'komoditas' untuk dieksploitasi habis2an sebagai profesi yg Sah.....
Jadi sering su-udzon apakah pengemis yg ini bener2 'crying for Help'
atau pengemis profesional yg kadang2 malah ada Organisasi dan Mafia-nya sgala.....
tianarief wrote on May 13, '05
latief said
Kang Tian, muhun penjelasan lebih lanjut. Agar tidak menjadi fitnah
berita itu plek (bukan gosip lagi, tapi memang berita) semuanya dari apa yang diomongin aa eep sendiri. selanjutnya, silahken menilai dan menafsirkan sendiri. hehehe. :D

(bukan muhun, tapi mohon. muhun/sumuhun = iya/betul --bhs sunda :P)
nenden wrote on May 13, '05
berita itu plek (bukan gosip lagi, tapi memang berita) semuanya dari apa yang diomongin aa eep sendiri. selanjutnya, silahken menilai dan menafsirkan sendiri. hehehe. :D

(bukan muhun, tapi mohon. muhun/sumuhun = iya/betul --bhs sunda :P)
kang tianmah meni resep nya kana berita seputar artis teh... :D.
latief wrote on May 13, '05
nenden said
kang tianmah meni resep nya kana berita seputar artis teh... :D.
Ceek abdi gek, soal gosip artis mah hubungi pakarnya kekeekkkkekk. Kang katanya "hubungan" teh sudah digagas sejak 2001?????
nenden wrote on May 13, '05
latief said
Ceek abdi gek, soal gosip artis mah hubungi pakarnya kekeekkkkekk. Kang katanya "hubungan" teh sudah digagas sejak 2001?????
walah maenya sih? beu' tapi wios ah da urusan batur ieuh... :D moal komentar apa apa ah..
dekaakbar wrote on May 13, '05
iwan95 said
Jadi sering su-udzon apakah pengemis yg ini bener2 'crying for Help'
atau pengemis profesional yg kadang2 malah ada Organisasi dan Mafia-nya sgala.....
Jadi malas sedekah Oom. Soalnya sebelum ngasih, hati sudah keburu ternodai, ini asli apa mafia. Astagfirullah
latief wrote on May 13, '05
Jadi malas sedekah Oom.
Nabung aja Bar yg banyak. Ntar sekolah tinggi, biar jadi walikota Tangerang. Trus berantas deh kemiskinan, biar gak ada pengemis. Oceyyy
iniaku wrote on May 15, '05
latief said
Takut dicopet gak Fa
disini sih gak takut bang, tp waktu pulang ke indo takut
walaupun udah kuno kan hadiah dari kakakku
hp-ku ada 3 skg, 2 dari kakak.. satu hadiah dari si akang waktu ultah tahun kemarin
seblat wrote on May 18, '05
bang.. nunggu bis ini di lego ke jakarta kapan ya? 4 tahun?, 7 tahun?.. moga-moga kameranya masih berfungsi, hahahaha....
latief wrote on May 18, '05
iniaku said
hp-ku ada 3 skg, 2 dari kakak.. satu hadiah dari si akang waktu ultah tahun kemarin
asyiknya banyak yg sayang, jadi punya hp ampe 3.
latief wrote on May 18, '05
seblat said
bang.. nunggu bis ini di lego ke jakarta kapan ya? 4 tahun?, 7 tahun?.. moga-moga kameranya masih berfungsi, hahahaha....
Ada yg minat Man. Ayo kita caloin hahaha.. (kumat deh nafsu nyalonya, gimana depok mau maju ya)
iniaku wrote on May 18, '05
latief said
asyiknya banyak yg sayang, jadi punya hp ampe 3.
hehehe... abis punya 3 nomor mas, kegunaannya beda2
ada yg gak bisa sms ke indo, dan ada yg khusus utk sms ke yemen
maklum deh *blushing*
moyas wrote on May 20, '05
sebagai pemanasan, mampirlah barang 2-3 minggu di new york atau LA. pasti tiba di jakarta reculture shocknya gak terlalu gede
Keliatannya kota yg lebih cocok utk pemanasan itu New Orleans, LA waktu summer. Terutama French Quarter. Udaranya, harum semerbaknya, dll lebih deket dgn Jakarta ketimbang NYC.
Comment deleted at the request of the author.
moyas wrote on May 21, '05
Makanya saya cuman buka berita utama dan opini. Itu pun sering buat dada kembang kempis, dahi mengereyit dan emosi meluap-luap. Terapinya biasanya jogging sekitar apt utk bisa kembali membaca edisi keesokan harinya :)
latief wrote on May 21, '05
moyas said
LA waktu summer. Terutama French Quarter. Udaranya, harum semerbaknya, dll lebih deket dgn Jakarta
Lebih pas LA kayaknya. Terlihat dari foto baru di headshot, yg summer style hehehe. Mana nih American's Way May?
moyas wrote on May 21, '05
latief said
Lebih pas LA kayaknya
LA di sini maksud saya negara bagian Louisiana, tempat dimana kota New Orleans berada. LA yang dimaksud Daeng Sul itu Los Angeles. Sama nama, tapi beda tempat, jadi sempat membingungkan :)
hayat wrote on Apr 17
iniaku said
siemens c-45 aku :))
hehehehe kangen ama henpun ini... begitu banyak kenangannya ampe ilang sendiri.
latief wrote on Apr 17
hayat said
hehehehe kangen ama henpun ini... begitu banyak kenangannya ampe ilang sendiri.
hp ku udah gak bisa pake tap masih aku simpan. banyak kenangan juga
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help