Menatap Tanahair dari Tanah Blair

Blog EntrySolar Kencing BerlariMar 9, '05 3:37 PM
for everyone
Mencuri SolarPergilah ke utara. Tepatnya kawasan jalan Yos Sudarso, Tanjungpriok. Disini solar dijual Rp 2000. Seratus perak dibawah harga resmi pemerintah. Jangan buru-buru menuding itu solar oplosan. Ini barang bagus. Bisa murah karena dibeli tanpa modal uang, tapi modal nekat. Nyawa, atau minimal kaki.

Para penjual solar eceran ini mendapat pasokan dari orang yang menyabung nyawa dengan membuka kran truk tangki yang sedang melaju. Truk yang baru saja mengisi di depo Plumpang, ketika melintas di jalanan macet, segara dipepet orang bermodal jeriken. Mereka menyebutnya "solar kencing". Bukan sekali dua terjadi kecelakaan, dengan korban nyawa atau patah kaki terlindas truk.

Itulah rahayat Indonesia. Gigih, berani, tangguh, patriot. Makanya, lembaga-lembaga dunia pun keheranan. UNDP yang mengeluarkan poverty line 2 dollar/hari, kagum bahwa bangsa yang 40 persen penduduknya berpenghasilan dibawah 2 dollar itu tetap hidup. Mereka hidup survive, subsisten karena lingkungannya.

PemulungGelandanganpinggir kali







Time edisi Eropa terbaru mengangkat soal kemiskinan. Pedih kita melihatnya. Potret kemiskinan Indonesia diumbar. Ada foto anak-anak tertidur di pelataran stasiun Cikini. Ada foto bapak-bapak mandi dilingkupi jemuran dengan latar belakang KRL melintas. Ada pemulung ditengah gunung sampah.

Padahal, kalau kita lihat dekat, tidaklah semenor pada gambar itu. Pemulung itu tetap bergembira. Gelandangan di pinggir kali, tetap nyaring menirukan lagu dangdut dengan riang.

Ah, manusia Indonesia memang unik dan ajaib. Bagi mereka senang dan susah, tipis sekali bedanya. Mungkin mereka pembaca The Prophet-nya Gibran, "Ketika manusia bercengkerama dengan kebahagiaan di tempat tidur, kesedihan sedang menunggu di kamar tamu". Bagaimana manusia bisa lari dari kebahagiaan atau kesedihan jika kita serumah dengan keduanya?

14 CommentsChronological   Reverse   Threaded
iniaku wrote on Mar 9, '05
abang..
aku jadi inget, dulu ada adik kelasku di SD
dia meninggal krn ambil bensin di jalanan spt photo yg abang kasih ini

sedih kalo inget itu
republic wrote on Mar 9, '05
latief said
Para penjual solar eceran ini mendapat pasokan dari orang yang menyabung nyawa dengan membuka kran truk tangki yang sedang melaju. Truk yang baru saja mengisi di depo Plumpang, ketika melintas di jalanan macet, segara dipepet orang bermodal jeriken. Mereka menyebutnya "solar kencing". Bukan sekali dua terjadi kecelakaan, dengan korban nyawa atau patah kaki terlindas truk.
saya sering menyaksikan sendiri setiap kali naik bis dari priok. awalnya sempat heran ngelihat anak2 itu ngejar2 setiap truk yang baru datang. btw, ini materi menarik buat nulis sesuatu.
latief wrote on Mar 9, '05
iniaku said
aku jadi inget, dulu ada adik kelasku di SD
dia meninggal krn ambil bensin di jalanan spt photo yg abang kasih ini
Aku malah baru tau, ada juga anak2 seumur SD yg ikutan ngejar solar. Sedih ya
latief wrote on Mar 9, '05
btw, ini materi menarik buat nulis sesuatu.
Dua hari lagi nongol di Kompas atau JP nih Daeng he..he..
iniaku wrote on Mar 9, '05
latief said
Aku malah baru tau, ada juga anak2 seumur SD yg ikutan ngejar solar. Sedih ya
banyak loh bang..
kasihan dan miris ngeliat mereka itu bang
tapi mau gimana, namanya juga cari uang
republic wrote on Mar 9, '05
latief said
Dua hari lagi nongol di Kompas atau JP nih Daeng he..he..
nggak lah, sementara off dulu nulis di koran. ngejar setoran chapter yg gak kelar2 nih sekalian nunggu respon celi yag gak nongol2. pasti dia lagi baca buku nih nyari2 teori buat justifikasi. :)
irmawan wrote on Mar 9, '05
iya Bang hebat emang kita ini, tau n prkatekin kalo bahagia atau sedih itu kita yang buat, bukan dunia ini ... hehe
dedysubandi wrote on Mar 9, '05
memang bangsa kita hebat..seperti kata La Ligth + sosro..apapun keadaannya ya enjoy aja...
matiangin wrote on Mar 10, '05
latief said
hidup survive, subsisten karena lingkungannya
tapi itu kan yang memang yang nggak punya pilihan aja...
coba aja yang agak kecukupan...
dua hari gak ada pembantu kelabakan
tianarief wrote on Mar 10, '05
latief said
Truk yang baru saja mengisi di depo Plumpang, ketika melintas di jalanan macet, segara dipepet orang bermodal jeriken. Mereka menyebutnya "solar kencing". Bukan sekali dua terjadi kecelakaan, dengan korban nyawa atau patah kaki terlindas truk.
Abang Latief, dulu saya suka melihat aksi mereka di putaran Plumpang, Jakarta Utara (bawah jalan tol layang). Ternyata mereka bukan membuka keran truk tangki (premium atau solar) yang baru mengisi di depo, melainkan truk yang akan mengisi BBM. Truk itu mengarah ke depo. Jadi, tangki itu sebetulnya "kosong" --untuk ukuran sebuah tangki raksasa. Tapi masih menyisakan beberapa liter kalau ditampung di ember. Kalau itu tangki terisi penuh, wah, bisa nyemprot tuh BBM dari keran. Lagipula, sopir truk tangki itu tak akan tinggal diam membiarkan aksi perampokan oleh para "stuntman jalanan" itu.

Yang saya sayangkan, aksi nekad mereka di jalanan yang membahayakan dirinya sendiri dan pengendara lain. Kalau mereka ketabrak mobil, pengendaranya yang akan disalahkan. Atau ketabrak motor, dua-duanya bisa masuk rumah sakit. "Itulah Indonesia" (mengutip lagu "Dari Sabang Sampai Merauke"). :D
latief wrote on Mar 10, '05
irmawan said
hebat emang kita ini, tau n prkatekin kalo bahagia atau sedih itu kita yang buat, bukan dunia ini ... hehe
he..he..Kalo nyinggung Rumi ama Gibran aja, nongol doi. Kumaha Bradford
latief wrote on Mar 10, '05
sekalian nunggu respon celi yag gak nongol2. pasti dia lagi baca buku nih nyari2 teori buat justifikasi. :)
Dugaanku dia gak berani nongol. Kayak waktu fight ama Eep dulu, soal konvensi.
irmawan wrote on Mar 10, '05
latief said
he..he..Kalo nyinggung Rumi ama Gibran aja, nongol doi. Kumaha Bradford
:D .. Bradford lagi sedih, abis bangsawan Norwich nggak jadi2 datang. Kapan nonton MU? katanya pengeen? Duit nggak boleh ditumpuk tuh haha ...
republic wrote on Mar 10, '05
latief said
Dugaanku dia gak berani nongol. Kayak waktu fight ama Eep dulu, soal konvensi.
kayaknya kali ini dia bakal all out soalnya menyangkut "hiduomati"nya freedom. btw, fight sama eep? wah sesama liddlean dilarang saling mencela loh...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help