Menatap Tanahair dari Tanah Blair

Blog EntryBBM Naik Lagi, Susu Tak TerbeliFeb 28, '05 3:49 PM
for everyone
antre bbmMalam ini BBM naik lagi. Antrean pun terjadi dimana-mana. Mulai dari bajaj hingga mobil bagus. Berebutan mengisi BBM dengan harga lama. Padahal berapa sih yang bisa diisi. Katakan 100 liter. Selisih harga baru dan lama untuk bensin Rp 600. Artinya menghemat 100 x Rp 600 = Rp 60 ribu. Untuk uang sejumlah itu, banyak orang rela mengantri berkilometer.

Syukurlah, kata Pak SBY, salah satunya bila mengikutkan program kompensasi, justru akan mengurangi kemiskinan. Jargon ini pun dijual lewat "iklan layanan pemerintah" yang dilansir Freedom Institute milik Aburizal Bakrie. Pemerintah sudah menyiapkan dana kompensasi superbesar, Rp. 17,8 Trilyun.

antre minyak tanahTapi siapapun tahu, kenaikan BBM akan diikuti gelombang kenaikan di segala bidang. Ya ongkos, ya sembako. Rezim berganti-ganti, setiap kenaikan BBM selalu berlindung dibalik kepedulian orang miskin yang akan mendapat subsidi silang. Kali ini yang dirancang adalah dana kesehatan dan dana pendidikan. Kalau ini gagal, anak-anak dari kalangan bawah akan semakin kehilangan kesempatan untuk merubah nasib, dan ujung-ujungnya keluarga itu akan miskin 7 turunan.


”pasienSubsidi adalah barang milik orang miskin yang sulit mereka dapat. Untuk memperoleh layanan kesehatan gratis harus melewati prosedur bertele. Mulai surat keterangan miskin dari RW. Iya kalau udah punya KTP. Kalau sakitnya semacam demam berdarah, bisa "tamat" sebelum surat miskin didapat.

Aku bermenung lama, sambil memandangi resepsionis jelita melayani calon pasien di Rumah Sakit Norwich. Disini, pengobatan gratis. Maka, untuk mendapatkan kamar, berlaku sistem reservasi. Pasien menginap, datang dengan membawa surat panggilan. Ah, seandainya bangsaku yang dilayani macam itu. Pastilah kaset lagu Iwan Fals berjudul ambulan zigzag tak laku :
Suster cantik datang mau menanyakan
Dia menanyakan data si korban,
Dijawab dengan jerit kesakitan
Suster menyarankan bayar ongkos....pengobatan
Hai sungguh sayang korban tak bawa uang
Suster cantik ngotot lalu melotot dan berkata
Silakan bapak tunggu dimuka
Hai modar aku.....hai modar aku
Jerit si pasien merasa kesakitan


Akhirnya, hai orang miskin, dilarang sakit!!!!

12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
iniaku wrote on Feb 28, '05, edited on Feb 28, '05
jadi naik yah bang?
sedih euy... kasihan sama keluarga di Indo, hidup udah susah malah tambah susah dengan kenaikan bbm ini

kalo menurut aku nih bang, kenaikan ini bukannya nolongin orang miskin, malah nambah nyekek leher
emang siapa yg bakalan ngerasain efek naiknya bbm? cuma orang kecil kan... yg spt abang bilang, mereka akan end-up miskin 7 turunan

kalo bener2 subsidinya buat kesehatan dan pendidikan dan dengan pelayanan yg baik tanpa prosedur berbelit sih gpp deh, aku setuju
tp aku kok apatis gini yah bang sama pemerintah indo yg penuh dengan janji janji surga..

iya kapan yah, saudara2 tercinta ditanah air bisa merasakan pelayanan kesehatan yg setara dg orang2 spt di jerman, dg asuransi 50 Euro, 100 Euro atau hanya 30 Euro, semua orang bisa pergi ke dokter yang sama

kapan yah bisa merasakan pendidikan gratis dengan fasilitas yg memadai,
kapan yah pendidikan tidak lagi jadi barang mewah
kapan pendidikan itu bisa dinikmati oleh semua golongan, tak perduli status sosial?

apa tunggu abang jadi presiden?
latief wrote on Feb 28, '05
iniaku said
apa tunggu abang jadi presiden?
Presiden????
Sebentar, belajar nyanyi dulu:
30 menit, kita disini...
tanpa suara..............

*gak ah, lagu Pelangi aja gak apal*
iniaku wrote on Feb 28, '05
latief said
gak ah, lagu Pelangi aja gak apal
hihihihihi abang
jadi presiden kan gak penting bisa nyanyi
tp bisa membahagiakan rakyatnya dg kebaikan hati
dan amanat...

mau ya bang
aku pilih abang deh
tapi kalo abangnya bandel, ya dijewer :D
republic wrote on Feb 28, '05, edited on Feb 28, '05
whats the point of launching such an ad? apakah masyarakat lalu mengerti dan menerima kebijakan itu? atau sekedar nunjukin posisi politik mereka? insting saya bilang kalo nama2 yang dicatut FI itu tidak bersuara seragam. liat nanti aja...
tianarief wrote on Feb 28, '05
latief said
kenaikan BBM akan diikuti gelombang kenaikan di segala bidang.
BBM naik = ketidakberdayaan pemerintah mengangani koruptor, apalagi mengambil kembali uang yg dikorupnya.

Setelah BBM naik, pengusaha & penguasa sih no problem, rakyatlah yg jadi korban.
radzie wrote on Mar 1, '05
latief said
antre bbmMalam ini BBM naik lagi. Antrean pun terjadi dimana-mana. Mulai dari bajaj hingga mobil bagus. Berebutan mengisi BBM dengan harga lama. Padahal berapa sih yang bisa diisi. Katakan 100 liter. Selisih harga baru dan lama untuk bensin Rp 600. Artinya menghemat 100 x Rp 600 = Rp 60 ribu. Untuk uang sejumlah itu, banyak orang rela mengantri berkilometer.

Syukurlah, kata Pak SBY, salah satunya bila mengikutkan program kompensasi, justru akan mengurangi kemiskinan. Jargon ini pun dijual lewat "iklan layanan pemerintah" yang dilansir Freedom Institute milik Aburizal Bakrie. Pemerintah sudah menyiapkan dana kompensasi superbesar, Rp. 17,8 Trilyun.

antre minyak tanahTapi siapapun tahu, kenaikan BBM akan diikuti gelombang kenaikan di segala bidang. Ya ongkos, ya sembako. Rezim berganti-ganti, setiap kenaikan BBM selalu berlindung dibalik kepedulian orang miskin yang akan mendapat subsidi silang. Kali ini yang dirancang adalah dana kesehatan dan dana pendidikan. Kalau ini gagal, anak-anak dari kalangan bawah akan semakin kehilangan kesempatan untuk merubah nasib, dan ujung-ujungnya keluarga itu akan miskin 7 turunan.


”pasienSubsidi adalah barang milik orang miskin yang sulit mereka dapat. Untuk memperoleh layanan kesehatan gratis harus melewati prosedur bertele. Mulai surat keterangan miskin dari RW. Iya kalau udah punya KTP. Kalau sakitnya semacam demam berdarah, bisa "tamat" sebelum surat miskin didapat.

Aku bermenung lama, sambil memandangi resepsionis jelita melayani calon pasien di Rumah Sakit Norwich. Disini, pengobatan gratis. Maka, untuk mendapatkan kamar, berlaku sistem reservasi. Pasien menginap, datang dengan membawa surat panggilan. Ah, seandainya bangsaku yang dilayani macam itu. Pastilah kaset lagu Iwan Fals berjudul ambulan zigzag tak laku :
Suster cantik datang mau menanyakan
Dia menanyakan data si korban,
Dijawab dengan jerit kesakitan
Suster menyarankan bayar ongkos....pengobatan
Hai sungguh sayang korban tak bawa uang
Suster cantik ngotot lalu melotot dan berkata
Silakan bapak tunggu dimuka
Hai modar aku.....hai modar aku
Jerit si pasien merasa kesakitan


Akhirnya, hai orang miskin, dilarang sakit!!!!
Pelacuran intelektual itu, Bang. Masa GM ikut-ikutan setuju kenaikan BBM ini. Gimana sih, GM dan kawan2 Utan Kayu yang selama ini dikenal mendukung wong cilik, eh, sekarang kok mendukung wong licik, hehehe
bambangpriantono wrote on Mar 1, '05
Kalo susu sapi gak kebeli, lantas mo bikin susu dari apa? apa harus nyedot langsung dari sapinya? :))
latief wrote on Mar 1, '05
radzie said
Pelacuran intelektual itu, Bang. Masa GM ikut-ikutan setuju kenaikan BBM ini. Gimana sih, GM dan kawan2 Utan Kayu yang selama ini dikenal mendukung wong cilik, eh, sekarang kok mendukung wong licik, hehehe
Kita tunggu aja Zie. Mungkin saja analisa Daeng Sul terbukti: suara mereka tidak seragam. BTW, GM itu temannya Daeng Sul khan
latief wrote on Mar 1, '05
iniaku said
tp bisa membahagiakan rakyatnya dg kebaikan hati
dan amanat...

mau ya bang
by = oleh
Sby = Soleh
Gak mau ah. SBY yg anak SOLEH aja gak mampu. Gimana gue hi..hi..
republic wrote on Mar 2, '05
latief said
Kita tunggu aja Zie. Mungkin saja analisa Daeng Sul terbukti: suara mereka tidak seragam. BTW, GM itu temannya Daeng Sul khan
siapa sih gak kenal GM, apalagi bang Latief yang jurnalis. saya cuma sempat ktemu dua kali. pertama waktu mentoring panitia oskm di lembang. kedua, 10 tahun kemudian, di new york. itupun karena bareng ahmad sahal (salah satu tokoh FI juga :)) yang kebetulan sesama fulbright.

btw, kemarin udah ada surat menyatakan mencabut dukungan BBM naik dari bbrp orang yang namanya di catut FI. tuh kan.......
latief wrote on Mar 2, '05
kemarin udah ada surat menyatakan mencabut dukungan BBM naik dari bbrp orang yang namanya di catut FI. tuh kan.......
Ngakunya sih mencabut, krn FI faith accomply alias mencatut. Tapi aku gak yakin. Jgn2 kaget, protes begitu merebak.
republic wrote on Mar 2, '05
latief said
Ngakunya sih mencabut, krn FI faith accomply alias mencatut. Tapi aku gak yakin. Jgn2 kaget, protes begitu merebak.
hahahaha...betul. bisa jadi gitu. dipikirnya masuk daftar FI bakal bergengsi nih. eeee....malah jadi bencana.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help