
Ditengah kelelahan dan kecemasan, Ahmad Husein mendatangi puluhan posko pengungsi dan rumah sakit. Berbekal selembar foto, ia terus mencari keponakannya,
Aulia Ghifari. Agi, 6 tahun, hilang saat tsunami melanda Banda Aceh.
Saat air mulai datang, Agi dan kakaknya Alin disuruh ayah ibunya berlari sejauh mungkin. Alin, 7 tahun berlari panik sampai tertabrak motor. Adiknya, Agi dititipkan kepada tetangga agar dibawa lari. Sang Ayah selamat dengan luka bernanah di kaki. Si Ibu selamat, tapi infeksi paru-paru akibat terminum lumpur. Alin, si kakak selamat dengan luka akibat tertabrak motor. Dan Agi. Untuk itulah Husein mendatangi kota Banda Aceh.

Upaya pencarian Husein, seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Dimana-mana mayat. Dimana-mana pengungsi. Kota hancur. Itu semua membuat Husein semakin lelah.
Setelah lima hari mencari, akhirnya Husein dan keluarga berbesar jiwa. Hanya kepada yang Kuasa mereka menggantung asa: "Agi, anakku, dimanapun engkau kini, semoga Allah memuliakanmu"
Perjalanan
Husein --sahabat dan rekan kerja saya-- selengkapnya,
baca disini